Postingan

saya dan hujan

hari menuju wisuda kelulusan yang paling dinantikan. setelahnya aku ingin menyisihkan waktuku untuk menuliskan beberapa surat di masa depan. kita tumbuh. banyak hal yang ku sesalkan di masa lampau karena ketiadaan jejaknya. esok,aku ingin membuat lembar baru lembaran yang dinanti anak cucuku cerita tentang hujan dengan kesedihannya yang membawaku sampai sini betapa dulu aku selalu merindukan sekaligus membenci hujan. kelak. aku menginginkan kehidupan tua yang menyenangkan. yang hanya menanti hujan dan menerima kehadirannya.

expectancy

"aku tak pandai bersajak   karena mungkin aku budak   pada harapanku yang tak   pernah memihak" - andra dobing (nemu di google, bagus!) ... catatan malam. waktu kian berlalu namun sendu tak kunjung sembuh aku butuh ibu sebelum semua menggaduh banyak harapan ditabur di raga lain kalau bukan jodoh,bisa apa. berulangkali meminta memang aku siapa? kini, aku hanya ingin berada di tempat dimana hanya aku dan dirimu yang mengenal aku. ingin memelukmu malam ini. -skar

Puisi

lagi dan lagi, rasanya sudah tidak ada pembatas antara ambisi  dan rasa sakit hati. semakin lama, hidup semakin keruh begini. dering kegaduhan pun tak asing di rumah sendiri. namun kali ini aku terlalu malas merintih menahan kekecewaan terasa letih juga, walau berjalan dengan tertatih sudah ku serahkan pada illahi. (sekar, 06/08/18/22.39)

VIDEO BLOG

https://www.youtube.com/watch?v=kK9VI94MTw&feature=youtu.be halo temen temen, yang di atas itu link vlog kota tua & sultan agung. di tonton yaa. maaf bgt kalo videonya keliatan terlalu amatir dan ga hd :( gue juga gatau kenapa, mungkin karena terlalu sering dipindah bolak-balik dr hp ke laptop, padahal waktu diedit blm pecah gitu. yaudah pokoknya tonton aja yaa, nanti di upload ulang yang bagusan. soalnya ini udah lewat 2 hari batas pengumpulan jd ya seadanya aja ya hehe..

cerita pendek

Pagi yang indah, hari ini aku berangkat kesekolah seperti biasa. Rintik-rintik hujan sedikit membasahi jalanan ibu kota. Aku berjalan menelusuri gang-gang kecil hingga sampai pada jalanan besar,kemudian bergegas menaiki angkutan umum,takut bila terlambat nantinya. Setelah sampai aku langsung membayar ongkos dan segera menuju kelas. Sampai di kelas, aku memilih bangku paling belakang. Aku memang seseorang yang sangat tidak suka melihat coretan yang ada di papan tulis, alias malas belajar. Ku akui memang persoalan belajar bagiku tidak penting. Waktu terus berjalan, kebiasaanku yang tidak peduli akan pelajaran membuat aku tidak disukai oleh teman-temanku. Teman-temanku sering kali mengejek dengan kata-kata yang sebenarnya aku pun tak mengerti. Setiap ada tugas kelompok pun,tak satu yang mau bergabung denganku. Esok merupakan hari kelulusan, aku yang tidak pernah belajar dan tidak sama sekali peduli dengan pelajaran pun merasa biasa saja akan hari itu. Aku percaya bahwa tidak mung...